Friday, May 13, 2016

Tugu Tani Puri Pati, Semangat Bertani dan Nelayan



Destinasipati.com. Warga Pati akan merasa sudah benar benar sampai di Kota Pati biasanya setelah melewati tikungan di pertigaan Bakorwil Pati dan disambut Tugu Tani yang satu ini. Sebagaimana tugu lainnya tugu ini juga Tugu Bumi Mina Tani. Katakternya seorang lelaki hanya menggunakan celana pendek dan bertelanjang dada membawa seikat hasil pertanian di tangan kiri dan serenteng ikan (5 ekor) di tangan kanannya.

Semangatnya adalah makmur dalam bidang pertanian dan perikanan. Namun, saat ini memang mata pencaharian warga Pati semakin variatif. Mulai banyak pabrik berdiri di Pati sehingga demografi mata pencaharian warga menjadi berubah.

Menurut data Sakernas 2012, status pekerjaan utama penduduk yang bekerja sebagian besar adalah sebagai buruh/karyawan/pegawai, yaitu sebesar 27,69 persen. Selanjutnya adalah berusaha dibantu buruh tidak tetap/buruh tak dibayar sebesar 22.03 persen, sebaliknya yang berusaha dibantu buruh tetap/buruh dibayar hanya 4.03 persen. Status penduduk yang berusaha sendiri sebesar13,92 persen, lebih rendah daripada pekerja bebas sebesar 18,11 persen dan pekerja keluarga/tidak dibayar sebesar 14,22 persen.

Sayangnya, penempatan karakter wayang dari lampu LED di belakangnya sepertinya kurang tepat seakan ikon yang tumpang tindih.

Artikel Terkait

Tugu Tani Puri Pati, Semangat Bertani dan Nelayan
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Load Comments